Selasa, 16 Agustus 2016

Yudisium Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul 2016

Yudisium Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul 2016

Selasa, 16 Agustus 2016 merupakan hari terpenting bagi para peserta yudisium semester genap 2016/1017 karena hari tersebut mereka akan mengalami perubahan status dari mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul menjadi alumni mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas esa Unggul. Pembukaan Yudisium dilaksanakan pukul 13.00 WIB di Aula Ballroom Kemala Universitas Esa Unggul.

Persiapan Rapat Penentuan Kelulusan Yudisium

Persiapan Rapat Penentuan Kelulusan Yudisium

Pembukaan Yudisium diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan dilakukan oleh Kaprodi Kesehatan Masyarakat Bu Putri Handayani SKM MKKK dan Dekan Fakultas Ilmu –Ilmu Kesehatan Bu Dr. Aprilita Rina Yanti Eff, M. Biomed, Apt. Kegiatan Yudisium prodi Kesehatan Masyarakat semester Genap 2016/2017 juga mengumumkan daftar nilai mahasiswa sejumlah 100 orang dengan IPK tertinggi dicapai oleh Sdri. Eka Agustin dengan IPK 3,82 yang mendapat predikat CUMLAUDE.

Foto Bersama Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat

Foto Bersama Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat

-- Download Yudisium Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul 2016 as PDF --

Read More..

Jumat, 08 Juli 2016

Universitas Esa Unggul Melanjutkan Kepeloporan di Bidang Ilmu-ilmu Kesehatan 2016



Universitas Esa Unggul Melanjutkan Kepeloporan di Bidang Ilmu-ilmu Kesehatan 2016
Universitas Esa Unggul Melanjutkan Kepeloporan di Bidang Ilmu-ilmu Kesehatan 2016
Setelah menjadi pelopor di bidang Fisioterapi dan Rekam Medis, Universitas Esa Unggul kembali melanjutkan kepeloporannya di bidang Ilmu-ilmu Kesehatan. “Kami sedang mengajukan perijinan program studi baru di bidang kesehatan. Salah satunya adalah Terapi Okupasi dan Tradisional Komplimenter atau pengobatan Tradisional,” demikian dinyatakan Rektor Esa Unggul Dr. Ir. Arief Kusuma AP, MBA pada hari ini (1/7).
Yang masuk dalam Tradisional Komplimentar antara lain adalah Akupuntur, Herbal, Spa, Chiropraktice (terapi manual yang berhubungan dengan struktur dan fungsi tulang belakang), dan Naturopati (pengobatan menggunakan sarana alami seperti makanan, latihan fisik, panas, udara, air, dll).
Pengajuan prodi baru ini adalah guna memenuhi tuntuan Pemerintah No. 103 tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional. Sehingga hal ini kembali menjadikan, “Esa Unggul kembali menjadi pelopor pendidikan tinggi yang menyiapkan menyediakan pelayanan kesehatan tradisional di jenjang S1,” demikian ditegaskan Rektor Esa Unggul.
Sedangkan Terapi Okupasi, yang jenjang pendidikan tingginya juga akan dipelopori oleh Esa Unggul, pada dasarnya merupakan bentuk layanan kesehatann masyarakat atau pasien yang mengalami gangguan fisik atau mental dengan menggunakan aktivitas bermakna (okupasi). Dalam memberikan pelayanan kepada individu, okupasi terapi memerhatikan aset (kemampuan) dan limitasi (keterbatasan) yang dimiliki individu pasien dengan memberikan aktivitas yang purposeful (bertujuan) dan meaningful (bermakna).
“Sebagai langkah awal terkait pendidikan pengobatan tradisional, kami sudah mulai dengan menawarkan kursus akupuntur,” demikian kembali dinyatakan Rektor Esa Unggul

Read More..

Minggu, 17 Januari 2016

Seminar Kampus Bebas Rokok di Universitas Esa Unggul




Kajian Keilmuan Tentang Bahaya Rokok
Kajian Keilmuan Tentang Bahaya Rokok

Seminar Kampus Bebas Rokok di Universitas Esa Unggul

Segenap civitas akademika Universitas Esa Unggul sangat perduli dengan bahaya merokok, salah satu upaya untuk menghindari bahaya merokok ini, pada tanggal 14 Januari 2016 berlangsung seminar bebas rokok dikampus yang membahas banyak hal mengenai kecanduan merokok dikalangan anak muda. Acara ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul bekerjasama dengan pergerakan anggota muda Ikatan Persatuan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (PAMI).
Pembicara utama dalam seminar tesebut Hery Chariansyah, SH, MH  sebagai Direktur Raya Indonesia, rumah kajian dan advokasi kerakyatan, serta Arie Pambudi, S.kom, M.kom, wakil rektor III bidang kemahasiswaan. Dalam kesempatan tersebut Hery Chariansyah,SH,MH mempresentasikan dampak rokok dan obat-obatan dikalangan generasi muda yang merasuki banyak lingkungan pendidikan tinggi.
Seminar yang diadakan digedung C itu dihadiri oleh mahasiswa Universitas Esa Unggul yang tergabung dalam Fakultas Kesehatan Masyarakat semuanya menyimak dengan serius dampak yang begitu dahsyat dalam hubungan dan kecanduan merokok yang berakibat banyaknya jatuh korban anak-anak muda terutama dalam hal penyakit paru-paru dan jantung dan yang paling fatal adalah stroke ringan sampai berat akibat pecahnya pembuluh darah diotak. (Is.A/Est)
Pemateri di Acara Kajian Keilmuan Tentang Bahaya Rokok
Pemateri di Acara Kajian Keilmuan Tentang Bahaya Rokok

Read More..

Realted Posts